Kamis, 27 Februari 2014

Sederhanakan(lah)!


Tak mesti mengibaratkan wajahnya secerah mentari, matanya seteduh purnama, senyumnya sesejuk embun, hanya untuk berujar, “Kau cantik!”

Tak mesti berdandan lewat puisi-puisi cuma untuk mengatakan, “Aku mencintaimu."

Ungkapan tanpa metaforacukup tulus disampaikan, adakalanya jauh lebih memesona.

Menjadi sederhana bukankah tak pernah tak indah?